Merokok mempunyai dampak yang besar terhadap hipertensi. Setelah merokok, detak jantung penderita hipertensi akan meningkat sekitar 5-20 kali per menit, dan tekanan darah sistolik juga akan meningkat sekitar 10-25mmHg. Merokok dalam jangka panjang dan berat, yaitu merokok 30-40 batang sehari, dapat menyebabkan kontraksi arteri kecil secara terus menerus.
Merokok sangat mempengaruhi tekanan darah manusia di malam hari, dan merokok dalam jangka panjang akan meningkatkan tekanan darah secara signifikan di malam hari. Peningkatan tekanan darah pada malam hari akan menyebabkan hipertrofi ventrikel kiri, sehingga merokok tidak hanya mempengaruhi tekanan darah tetapi juga menyebabkan gangguan jantung. Mengapa merokok meningkatkan tekanan darah? Pasalnya, tembakau banyak mengandung zat berbahaya, misalnya nikotin. Nikotin dapat merangsang saraf pusat dan saraf simpatis, serta merangsang kelenjar adrenal untuk melepaskan katekolamin dalam jumlah besar, yang dapat mempercepat detak jantung, menyempitkan pembuluh darah, dan meningkatkan tekanan darah.
Sebuah penelitian terhadap hampir 5000 orang yang ditindaklanjuti selama 14,5 tahun menemukan bahwa hipertensi pada orang paruh baya dan lanjut usia yang telah lama merokok dan pernah merokok masing-masing 1,15 dan 1,08 kali lebih tinggi dibandingkan pada orang paruh baya dan lanjut usia yang tidak merokok. Tentu saja proporsi ini tidak terlalu tinggi, sehingga penelitian ini meyakini bahwa merokok merupakan faktor risiko hipertensi yang moderat.
Selain itu, terdapat juga data yang menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang mempunyai kebiasaan merokok, akibat berkurangnya kepekaan terhadap obat antihipertensi, pengobatan antihipertensi tidak mudah memperoleh khasiat yang memuaskan, bahkan harus meningkatkan dosisnya.
Terlihat bahwa merokok mempunyai dampak yang besar terhadap hipertensi.
Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki kebiasaan merokok khususnya penderita hipertensi disarankan untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut pada waktunya.
Jika Anda merasa merokok tidak berbahaya bagi kesehatan Anda, Anda dapat mengukur tekanan darah Anda dengan tekanan darah Anda gunakan monitor tekanan darah di rumah setelah merokok untuk membuktikan pendapat Anda.




